Kamis, 07 Maret 2013

its just another coffee time

Dua gelas kopi, mataku, matamu dan matahari yang bersiap untuk pulang. 

Katamu tidak pernah ada yang kebetulan di semesta , seperti sore ini, mungkin ini adalah bab baru di lauh mahfudz milikku atau milikmu.

Dia emang hobi bercanda, entah apa modusnya menempatkan aku dan kamu dalam satu halaman baru, tanpa dibekali draft naskah apapun sebelumnya padahal Dia tau aku bukan aktris yang hebat. 

Ah, tapi apapun tujuannya, aku sedang tak ingin peduli. Aku sedang menikmati rasa. Menikmati sore ini, masih aku , kamu dan dua gelas cairan berwarna hitam ini. 

Sebenarnya sudah lama sekali aku meninggalkan kegilaanku pada cafein, menggantinya dengan air putih yang katanya lebih sehat. Tapi sore ini sepertinya akan jadi momen berbaikan yang indah antara aku dan kopi. 
Gelas gelas kopi ini yang menahanmu untuk berlama-lama ada di depanku, bercerita tentang semua yang tak aku tau. Membuatku merasa seakan2 aku lah gelas kosong dan kamulah tekonya. Isilah aku sesukamu. 

Seperti sore ini, kamu mencipta romansa, mengajakku berimajinasi, aku , kamu,dan pernikahan. Hahahahaha... Ini gila, tapi menyenangkan. 

Sungguh, aku sedang tidak ingin peduli pada "what's next?" , aku hanya bahagia. Itu saja.

Dan aku berterimakasih untuk gelas gelas kopi sore ini , sore esok dan sore seterusnya. I'll let myself being addicted for this routine.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar